Tampilkan postingan dengan label Foto Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 April 2013
Jumat, 10 Agustus 2012
Meriahnya Pandawa Firstival Anniversary
25 Juni 2012, Hari yang di tunggu-tunggu oleh segenap murid pandawa akhirnya tiba juga. Para ibu-ibu dan anak-anak berkumpul riang dibawah tenda ukuran 2 x 3 meter yang menutup jalan Lumumba dalam RT 1. Mereka begitu seksama mengikuti acara demi acara yang disiapkan oleh para relawan pandawa selama hampir dua bulan itu.
Suguhan acara yang atraktif dimulai dengan pembacaan ayat suci al quran, deklamasi puisi berjudul ibu, pidato, atraksi pencak silat dan drama yang kesemuanya di persembahkan oleh murid-murid rumah belajar pandawa. Satu lagi acaranya yang paling dinantikan oleh para ibu-ibu yang hadir, season itu adalah ceramah agama oleh H. Sumarkand seorang ulama dari IAIN Sunan Ampel Surabaya yang acap kali di jumpai dalam acara pengajian rutin di TVRI Jawa Timur serta beberapa radio swasta di Surabaya dan sekitarnya.
Dalam kesempatan itu, beliau yang lekat dengan sorban putihnya menyampaikan tentang isra miraj sesuai permintaan para warga Lumumba kepada relawan pandawa yang mengusulkan pengajian menyambut isra miraj.
Seperti biasa dengan gaya kocak khas kyai, selain mempu memberi kesejukan bagi para ibu, juga mampu menabur kerenyahan suasana. Sehingga seringkali menimbulkan gela tawa yang tidak tertahan. Akibatnya suasana yang telah renyah jadi semakin meriah. Beliau juga memesankan pada seluruh hadirin untuk memaknai isra miraj sebagai pelajaran ketabahan, serta senantiasa mengamalkan souvenir Isra Miraj yang dititipkan pada Rosullulah bagi seluruh umatnya. Souvenir tersebut adalah shalat lima waktu.
Sajian Atraktif
Yang tidak kalah menarik dari perayaan ulang tahun pertama rumah belajar pandawa ini adalah sajian hiburan dari para murid pandawa sendiri, mereka menyajikan kreatifitas sesuai bakat mereka masing-masing setelah di latih selama satu bulan.
Pada persembahan deklamasi puisi berjudul ibu suguhan Faradila, sebagian hadirin yang didominasi oleh para ibupun tak kuasa menahan air mata. Mereka tampak mengharu biru dan bangga atas sanjungan dalam sajak-sajak yang dirangkai oleh taufik ismail itu. Bahkan ibu faradila yang menyaksikan tak kalah harunya, airnya matanya tak sekedar menetes, tapi juga berlinang bagi air terjun dipipinya. Sesekali ibu tiga anak ini mengusap buliran bening itu dengan jilbabnya.
Haru biru berakhir dan berganti pentunjukan mendebarkan yang dibumbui gela tawa kala murid pandawa yang menekuni pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pandawa. Sorak te[uk tangan berkali-kali terdengar saat satu persatu jurus pencak silat dipertontonkan. Duel antara satu lawan tiga, seperti layaknya seorang kesatria dikriyok para penjahat juga di ekspresikan kelima murist PSHT Pandawa.
Pada malam penutupanya aksi dai cilik Prahasta Bagus Ardana juga tidak kalah heboh. Meski agak malu karena tampil dihadapan para penonton, namun dia bisa membawakanya dengan penuh percaya diri. Setalah itu guru-guru (relawan) RB.Pandawa membagikan tas, buku pelajaran serta peralatan sekolah kepada semua murid. Ucapan syukur dan terimakasih kepada para donatur yang selama ini telah banyak membantu lembaga pendidikan arternatif bagi puluhan siswa yang kurang mampu, seniman jalanan, agar dapat meraih cita-citanya disampaikan oleh Prabu Ali Airlangga selaku direktur RB.Pandawa.
Jumat, 29 Juni 2012
BerBuAh yuk
Musim Liburan telah datang,
pasti hati jadi senang
Senang karena dapat liburan istimewa bersama
orang-orang special, gembira juga jika
waktu masuk sekolah tiba kita udah siap-siap memburu pernak-pernik kebutuhan
sekolah. Berburu tas baru, seragam baru, buku baru, kendaraan baru. Pokoknya
serba baru deh…..
Ups,,,, tunggu dulu!
Saat kita dengan royal merogoh kocek untuk perangkat serba baru, kadang kita lupa
ada mereka yang gak seberuntung kita.
Apa mereka juga hunting pernak-pernik serba
baru untuk sekolah? atau jangan-jangan SPP bulan kemarin bahkan belum terbayar
atau ijazahpun belum tertebuskan? Sedih
banget kan… 
Nah, ga perlu terlalu lama ikut bersedih,
sekarang saatnya ikut beraksi membantu
meringankan beban mereka yang papa. Rumah Belajar Pandawa kini mengenalkan
program kerennya nih. Nama programnya adalah “BerBuAh: BERbagi BUku dan
hadiAh”. Program ini mengajak seluruh
kawan-kawan Pandawa untuk ikut serta membantu
memenuhi kebutuhan sekolah. Ada dua cara nih untuk partisipasi program
ini 
Cara pertama
Cara ini adalah melalui donasi tunai senilai
50.000 rupiah, donasi ini akan direalisasikan menjadi tas, buku dan alat tulis
lainnya, untuk donasi 75.000 akan
ditambah seragam sekolah, nah kalo yang
donasi 100.000, berarti telah menyumbang tabungan pendidikan.
Uang donasinya bisa dikirim ke nomer rekening
berikut
Bank jatim : 0017204246 a/n Rumah Belajar
Pandawa
Bank BTN: 00064-01-001188-1 a/n Rumah Belajar
Pandawa
Bank Mini Syariah: 01.11.001362.01
Cara kedua
Nah,, buat yang uang jajannya pas-pasan, atau
kurang sreg g donasi pake uang, kalian bisa kok donasi berupa barang. Bisa
buku tulis, buku bacaan, boneka, permaninan atau apa saja yang berguna buat
mereka.
Oh ya, kalo kalian punya buku yang udah jarang
dibaca, seragam yang udah ga dipake atau apa saja yang barang bekas kalian.
Boleh kok disumbangkan buat anak-anak Laskar Pandawa. Sayang kan kalo dianggurin,
apalagi dibuang.
Eits,,, berapapun donasi anda atau apapun
sumbagan anda, yang pasti kami akan memberi marchendese cantiQ tanda terima
kasih karya anak-anak Laskar Rumah Belajar Pandawa. Sebagai kenang-kenangan
bahwa telah menjadi bagian dari pengabdian kami.
Nah , kalo udah gini tunggu apalagi ?
Buruan ikutan program ini, n jika butuh info
lebih lanjut silahkan klik FB: di facebook/rumah belajar pandawa. Atau bisa
hubugi di nomer 085735727647 (kaka awan) 085852456350 (kaka ali)
Senin, 11 Juni 2012
Kecerdasan Ganda yang Dimiliki Anak
MENINGKATKAN kecerdasan dan kreativitas jauh lebih efektif dilakukan pada masa kanak-kanak, bahkan sebelum masa sekolah (usia prasekolah). Banyak orang tua mendambakan anak yang cerdas. Namun tidak banyak yang tahu, cara paling efektif mendidik anak menjadi lebih cerdas.
Berdasarkan hasil sejumlah riset di bidang pendidikan, kedokteran, dan psikologi, ditemukan 9 rahasia kecerdasan anak, yang seyogyanya menjadi pedoman bagi orang tua dalam mendidik anak menjadi lebih cerdas. Apa saja 9 rahasia kecerdasan anak tersebut? Berikut ulasannya:
Perubahan-perubahan dalam kemampuan mental paling besar terjadi pada masa otak mengalami pertumbuhan yang paling pesat, yaitu pada masa kanak-kanak. Pada umur 4 tahun, anak telah mencapai separuh dari kemampuan kecerdasannya dan pada umur 8 tahun ia mencapai 80%. Setelah umur 8 tahun, tanpa melihat bentuk pendidikan dan lingkungan yang diperoleh, kemampuan kecerdasannya hanya dapat diubah sebanyak 20%. Setelah dewasa, pertumbuhan otak makin menurun seiring dengan bertambahnya umur.
Taraf kecerdasan anak tidak terbentuk dan terpola sejak lahir dan sangat dipengaruhi faktor lingkungan. Lingkungan dapat meningkatkan ataupun menurunkan taraf kecerdasan anak, terutama pada masa-masa permulaan kehidupannya. Anggapan bahwa Anak memiliki taraf kecerdasan yang sudah terbentuk dan memiliki tempo perkembangan yang tidak bisa diubah adalah salah.
Rangsangan di masa kecil bisa mengubah ukuran dan fungsi kimiawi dari otak. Di sisi lain, ada suatu batas waktu dimana sel-sel otak tidak dapat digiatkan lagi dengan mudah. Terkait dengan hal ini, faktor keturunan menentukan batas tertinggi bagi taraf kecerdasan anak. Tetapi batas ini demikian tinggi sehingga para sarjana yakin tidak seorang manusia pun yang pernah mencapainya.
Terdapat masa-masa peka pada kehidupan anak terhadap beberapa jenis pembelajaran. Masa peka ini merupakan tingkatan dalam perkembangan dimana keadaan otak yang sedang tumbuh memudahkan anak untuk melakukan beberapa jenis pembelajaran tertentu. Setelah masa peka ini lewat, akan sulit atau kadang-kadang tidak mungkin lagi untuk melakukan jenis pembelajaran tersebut.
Kemampuan berbicara adalah hal yang sulit dan merupakan salah satu faktor penentu kecerdasan. Dan anak-anak berhasil melakukannya sebelum umur lima tahun. Terkait dengan hal ini, Anak-anak lebih mudah belajar bahasa kedua atau ketiga pada tahun-tahun pertama dari kehidupannya dibandingkan masa-masa selanjutnya. Ini adalah pengaruh sifat phisiologis yang terdapat pada otak.
Cortex dari otak seorang anak secara kasar dapat dianalogikan sebagai komputer, yang harus diberi ‘program’ sebelum dapat bekerja secara efektif. Anak memberi program pada otaknya dengan jalan mengirimkan rangsangan-rangsangan sensorik yang berasal dari mata, telinga, hidung, mulut dan perabaan ke otak melalui saraf-saraf. Lebih banyak rangsangan sensorik yang merangsang otak, lebih besar pula kemampuan otak untuk berfungsi secara cerdas.
Setiap anak memiliki dorongan untuk eksplorasi (menyelidiki), memeriksa, mencoba, mencari hal-hal baru, belajar menggunakan alat-alat inderanya, dan memuaskan rasa ingin tahunya yang sangat besar. Dorongan itu sama kuatnya dengan rasa lapar, haus dan dorongan lainnya yang dapat disebut dorongan primer. Setiap kali anak terdorongan untuk melakukan sesuatu, maka ia akan belajar untuk melakukannya. Ia mencoba, mengulangi, meneliti dan berusaha untuk menguasai lingkungannya sebanyak mungkin terutama demi kegembiraannya yang dirasakannya dalam melakukan kegiatan itu.
Belajar pada dasarnya bisa menyenangkan dan anak kecil akan belajar dengan sendirinya bila usaha-usaha mereka tidak diganggu oleh tekanan-tekanan, persaingan, penghargaan, hukuman ataupun rasa takut. Dalam hal ini suasana rumah dan cara mengasuh anak, sangat berpengaruh terhadap minat dan motivasi anak untuk belajar.
Semakin banyak yang dilihat dan didengar oleh anak, semakin banyak pula yang ingin diketahuinya. Semakin beraneka ragam rangsangan-rangsangan lingkungan yang pernah dihadapinya, semakin besar pula kemampuannya untuk mengatasi atau menguasai rangsangan-rangsangan itu.
*disarikan dari berbagai sumber
Minggu, 29 April 2012
Langganan:
Postingan (Atom)











